Jakarta jadi lebih baik?
Sebagian dari kita pasti beberapa bulan trakhir ini sudah cukup ngeh dengan beberapa spanduk, baliho, poster, dsb yang berhubungan dengan kampanye cagub dki. Sebagai pengingat, di beberapa sudut kota Jakarta terdapat baliho besar yang terpampang foto sang calon plus slogan2nya, atau sekedar mengucapkan selamat lebaran.
Saya hanya orang awam yang mencoba mengamati beberapa gejala yang kerap kali muncul ketika menjelang pilkadal, semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan simpati massa, atau sekedar untuk meningkatkan awareness terhadap brand dari diri si calon tersebut.
Slogan yang paling saya ingat diantara semua calon yang mulai gencar beriklan itu adalah: “untuk jakarta yang lebih baik”, semacam itulah kalimatnya. Saya terpaku sejenak sih waktu membaca kalimat itu, maksud saya…bagaimana caranya menjadikan jakarta lebih baik???? bagaimana bisa seseorang menjanjikan hal seperti itu? sementara kita belum tahu bagaimana track record si calon, dan juga visi misinya…
Rasanya nggak muluk-muluk bagi kita sebagai warga jakarta, untuk melakukan fit and proper test kepada para calon itu, sebelum mereka mengkampanyekan janji-janjinya, kalau perlu mereka para calon tersebut menandatangani surat komitmen dengan rakyat Jakarta, untuk menjamin mereka tidak terikat kontrak politik dengan partai mana pun.
Yaaah, kita sebagai rakyat juga punya hak untuk bersuara, toh? bukan hanya memberi suara di saat pilkadal, kan?
